Warna Danau Kelimutu yang Berubah-ubah, Tak Terduga

Tiga danau di puncak Gunung Kelimutu seolah menyimpan jiwa yang hidup—setiap kali Anda kembali, wajahnya bisa saja berbeda. Tidak ada jadwal, tidak ada ramalan: perubahan warna danau ini datang tanpa peringatan.

Tiga Danau, Tiga Dunia yang Berbeda

Gunung Kelimutu di Flores memiliki tiga danau kawah yang masing-masing punya nama dan makna mistis. Danau di sisi barat, Tiwu Ata Mbupu atau 'Danau Orang Tua', biasanya berwarna biru tenang. Di tengah, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai—'Danau Anak Muda dan Perawan'—kerap tampak hijau segar. Sementara Tiwu Ata Polo, dikenal sebagai 'Danau Terkutuk', biasanya merah menyala, seolah membara dari dalam.

Kelimutu Lakes changed colors

Ilmu di Balik Perubahan Warna

Menurut Badan Taman Nasional Kelimutu, perubahan warna terjadi karena reaksi kimia di dalam kawah. Gas dari fumarola—celah vulkanik—melepaskan uap dan sulfur dioksida ke dalam air danau. Proses ini menyebabkan air bawah yang kaya mineral naik ke permukaan, mengubah komposisi kimia dan warna secara drastis. Kandungan seng dan timbal yang tinggi juga turut memengaruhi nuansa yang muncul.

Fenomena yang Terekam dari Luar Angkasa

NASA pernah merekam perubahan warna Danau Kelimutu dalam rentang waktu 2014 hingga 2017, menunjukkan transformasi dari biru ke hijau, lalu merah gelap. Pada 2016, tercatat danau ini berubah warna hingga enam kali hanya dalam satu tahun. Namun, PVMBG menegaskan bahwa perubahan warna tidak berkaitan dengan aktivitas vulkanik berbahaya—wisatawan tetap aman berkunjung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa warna Danau Kelimutu bisa berubah?
Perubahan warna terjadi karena reaksi kimia akibat gas vulkanik dari fumarola yang membawa air kaya mineral ke permukaan. Kadar oksigen dan kandungan logam seperti seng juga memengaruhi warna yang muncul.
Apakah perubahan warna danau berbahaya?
Tidak. Menurut PVMBG, perubahan warna tidak menandakan peningkatan aktivitas vulkanik. Destinasi ini tetap aman untuk dikunjungi.
Kapan waktu terbaik melihat perubahan warna?
Tidak ada waktu pasti karena perubahan bersifat acak. Namun, musim kemarau (April–Oktober) memberi cuaca lebih cerah untuk pengamatan optimal.
Bagaimana cara menuju Danau Kelimutu?
Anda bisa terbang ke Bandara H. Hasan Aroeboesman di Maumere atau Bandara Frans Sales Lega di Ende, lalu melanjutkan perjalanan darat sekitar 2–3 jam ke kawasan taman nasional.