Ilmu di Balik Perubahan Warna
Menurut Badan Taman Nasional Kelimutu, perubahan warna terjadi karena reaksi kimia di dalam kawah. Gas dari fumarola—celah vulkanik—melepaskan uap dan sulfur dioksida ke dalam air danau. Proses ini menyebabkan air bawah yang kaya mineral naik ke permukaan, mengubah komposisi kimia dan warna secara drastis. Kandungan seng dan timbal yang tinggi juga turut memengaruhi nuansa yang muncul.
Fenomena yang Terekam dari Luar Angkasa
NASA pernah merekam perubahan warna Danau Kelimutu dalam rentang waktu 2014 hingga 2017, menunjukkan transformasi dari biru ke hijau, lalu merah gelap. Pada 2016, tercatat danau ini berubah warna hingga enam kali hanya dalam satu tahun. Namun, PVMBG menegaskan bahwa perubahan warna tidak berkaitan dengan aktivitas vulkanik berbahaya—wisatawan tetap aman berkunjung.
Galeri