Syarat dan Ketentuan Penggunaan Drone di Taman Nasional Komodo 2026

Taman Nasional Komodo adalah situs Warisan Dunia UNESCO dengan ekosistem langka dan habitat komodo. Karena statusnya sebagai kawasan konservasi, ada aturan ketat untuk menjaga kelestariannya, termasuk penggunaan drone. Kamu tidak bisa menerbangkan drone di area ini secara bebas. Ada dokumen dan biaya resmi yang harus diurus sebelum rotor drone-mu berputar. Panduan ini merangkum prosedur terbaru 2026: apa itu SIMAKSI, cara mengajukan izin, pembayaran Drone Operation Fee via aplikasi SIORA, hingga ketentuan saat kamu bergabung dengan open trip atau private trip Boat Komodo Trip. Ikuti langkahnya agar perjalananmu aman, legal, dan tidak mengganggu satwa liar.

Apa Itu SIMAKSI

SIMAKSI adalah singkatan dari Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi, izin resmi yang wajib dimiliki siapa pun yang ingin beraktivitas di kawasan konservasi Indonesia, termasuk Taman Nasional Komodo. Untuk pengguna drone, SIMAKSI berfungsi sebagai izin khusus kegiatan videografi atau fotografi udara. Tanpa SIMAKSI yang valid, drone dilarang diterbangkan di kawasan taman nasional. Tujuan aturan ini bukan semata administratif. Pihak pengelola perlu memantau jumlah dan jenis aktivitas di dalam kawasan agar tidak mengganggu satwa serta habitatnya. Pengajuan dilakukan melalui kanal resmi, dan data yang kamu isi harus akurat. Dengan prosedur yang benar, kamu tetap bisa merekam keindahan Pulau Padar atau Pink Beach dari udara, sekaligus ikut menjaga kelestariannya.

SIMAKSI rejected

Dua Syarat Wajib: SIMAKSI dan Drone Operation Fee

Untuk menerbangkan drone di Taman Nasional Komodo, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi. Pertama, SIMAKSI sebagai izin masuk kawasan konservasi khusus untuk kegiatan drone. Izin ini memastikan aktivitasmu tidak merusak lingkungan maupun mengganggu satwa liar. Kedua, Drone Operation Fee atau biaya operasi drone yang dibayarkan setelah SIMAKSI disetujui. Biaya ini digunakan untuk mendukung pengelolaan kawasan, pemantauan, serta konservasi berkelanjutan. Jika salah satu dari kedua syarat ini belum terpenuhi, kamu tidak diperbolehkan menerbangkan drone, bahkan meskipun sudah sampai di lokasi. Jadi, rencanakan sejak awal agar dokumen dan pembayaran lengkap sebelum keberangkatan.

SIMAKSI Permit 1

Cara Mengajukan SIMAKSI Lewat Situs Resmi

Pengajuan SIMAKSI dilakukan online melalui situs resmi di https://www.siora.id/Service/Simaksi. Siapkan dokumen berikut dalam format digital: KTP atau paspor, Sertifikat Pilot Drone (Drone Pilot License), Sertifikat Registrasi Drone (Drone License), dan Surat Permohonan yang template-nya tersedia saat mengisi formulir. Langkah pengajuannya: buka situs, lakukan verifikasi email, pilih jenis SIMAKSI Izin Khusus (Videografi/Drone), isi formulir dengan data yang sesuai dokumen, unggah seluruh berkas, lalu klik Submit. Ajukan SIMAKSI minimal 7 hari sebelum keberangkatan karena proses evaluasi memakan waktu sekitar 3 hari kerja. Jika disetujui, konfirmasi dan detail izin akan dikirim via email. Jika ditolak, kamu akan menerima alasan penolakan dan bisa mengajukan ulang setelah memperbaiki data.

SIMAKSI Permit 2

Pembayaran Drone Operation Fee via Aplikasi SIORA

Setelah SIMAKSI disetujui, lanjutkan dengan pembayaran Drone Operation Fee melalui aplikasi SIORA yang bisa diunduh dari Google Play Store maupun App Store. Langkahnya cukup runtut. Buka aplikasi, pilih fitur Komodo Reservation, lalu isi detail kunjungan meliputi tanggal, durasi, dan jumlah peserta. Pilih tiket Drone Operation Fee, masukkan data kapal serta jumlah penumpang, lalu tinjau ringkasan transaksi. Selesaikan pembayaran via virtual account yang tersedia. Setelah berhasil, kamu akan menerima dokumen SIORA sebagai bukti pembayaran. Simpan dokumen ini karena harus ditunjukkan kepada petugas di Taman Nasional Komodo sebelum drone diterbangkan. Tanpa bukti pembayaran, izin terbang tidak akan diberikan di lapangan.

Aturan Drone untuk Trip Bersama Boat Komodo Trip

Jika kamu bergabung dengan open trip Boat Komodo Trip dan ingin membawa drone pribadi, pengajuan SIMAKSI serta pembayaran biaya operasi dilakukan secara mandiri. Namun bagi wisatawan internasional yang tidak memiliki akses ke bank lokal Indonesia, tim kami siap membantu proses pembayaran setelah SIMAKSI milikmu disetujui. Untuk private trip, asistensi diberikan sejak awal: mulai dari pengajuan SIMAKSI hingga pembayaran Drone Operation Fee. Perlu dicatat, biaya drone ini bersifat tambahan di luar paket private trip. Aturan dapat berubah sewaktu-waktu, dan Boat Komodo Trip bukan otoritas yang mengubah regulasi tersebut. Kami hanya memberikan informasi dan pendampingan berdasarkan aturan yang berlaku saat trip. Selalu cek situs resmi Taman Nasional Komodo atau aplikasi SIORA untuk pembaruan terbaru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu SIMAKSI untuk drone di Taman Nasional Komodo?
SIMAKSI adalah Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi yang diwajibkan bagi pengguna drone di Taman Nasional Komodo. Izin ini berfungsi sebagai izin khusus untuk kegiatan videografi atau fotografi udara dan tanpa SIMAKSI yang sah, drone tidak boleh diterbangkan di kawasan tersebut.
Berapa lama proses pengajuan SIMAKSI?
Evaluasi SIMAKSI memakan waktu sekitar 3 hari kerja. Karena itu, ajukan permohonan minimal 7 hari sebelum keberangkatan agar kamu punya waktu cadangan jika ada revisi data atau dokumen.
Bagaimana cara membayar Drone Operation Fee?
Pembayaran dilakukan melalui aplikasi SIORA yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Setelah login, pilih Komodo Reservation, isi detail kunjungan, pilih tiket Drone Operation Fee, lalu bayar lewat virtual account. Bukti pembayaran SIORA wajib ditunjukkan ke petugas taman nasional.
Apakah Boat Komodo Trip bisa membantu pengurusan drone?
Ya. Untuk private trip, tim kami mendampingi seluruh proses mulai SIMAKSI hingga pembayaran biaya operasi. Untuk open trip, peserta mengurus SIMAKSI secara mandiri, namun kami tetap bisa membantu pembayaran bagi wisatawan yang tidak memiliki akses bank lokal Indonesia.
Apa yang terjadi jika SIMAKSI saya ditolak?
Email penolakan akan mencantumkan alasan, misalnya data tidak sesuai atau dokumen kurang. Kamu bisa memperbaiki data, mengunggah ulang dokumen yang benar, lalu mengajukan permohonan baru melalui situs resmi SIORA.