10 Fakta Menarik tentang Bali yang Membuat Anda ingin Mengunjungi Pulau Dewata

Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang telah menjadi destinasi utama wisatawan lokal dan mancanegara. Tidak heran bahwa pulau Bali ini dikunjungi oleh banyak wisatawan karena memiliki keajaiban. Keajaiban pulau Dewata ini meliputi keindahan alam, agama, budaya, dan adat istiadat. Mari kita ketahui 10 fakta menarik tentang Bali!

1. Desa Paling Indah di Indonesia

Desa Penglipuran adalah salah satu desa di Bali, tepatnya di kabupaten Bangli. Desa ini disebut sebagai desa paling indah di Indonesia. Desa ini juga mendapatkan penghargaan sebagai desa paling bersih di dunia, menurut versi Green Destination Foundation. Ketika Anda mengunjungi desa Penglipuran, Anda akan merasakan udara segar dan keindahan alam yang hijau. Desa Penglipuran juga rendah polusi karena wisatawan tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor. Selain itu, desa ini juga bersih dari sampah karena setiap 30 meter, Anda akan menemukan tempat sampah.

10 Fun Facts About Bali That Will Fascinate You & Want To Visit Soon

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Subak?
Subak adalah sistem irigasi yang digunakan oleh petani di Bali. Subak merupakan kerja sama antara alam, manusia, dan Tuhan untuk mencapai harmonisasi. UNESCO telah menetapkan Subak sebagai warisan budaya karena memiliki peran penting dalam kehidupan dan kelangsungan hidup masyarakat Bali.
Apa itu warung?
Warung adalah restoran yang biasanya menyajikan makanan lokal dengan harga yang terjangkau dan rasa yang autentik. Warung biasanya dijalankan oleh ibu-ibu. Jadi jika Anda ingin makan makanan yang lezat dengan harga yang terjangkau, tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
Apa itu omed-omedan?
Omed-omedan adalah festival ciuman yang dilakukan oleh dua kelompok muda, pria, dan wanita. Orang yang ingin mengikuti festival ini harus berusia antara 17-30 tahun. Masing-masing kelompok akan memilih satu orang untuk dipimpin di depan. Dua orang tersebut akan dipertandingkan hingga mereka cium dan berpelukan. Selanjutnya, masing-masing kelompok akan menarik dua orang ke arah yang berlawanan untuk memisahkan mereka. Jika mereka tidak terpisah, pengurus akan memasukkan air sebagai tanda untuk memisahkan mereka.
Apa itu tradisi Bali tentang bayi?
Masyarakat Bali masih memegang tradisi bahwa bayi yang berusia kurang dari tiga bulan tidak boleh menyentuh tanah. Ini karena bayi berasal dari alam yang suci dan tanah dianggap tempat yang kotor. Jika bayi berusia 105 hari setelah lahir, maka diperbolehkan untuk bayi tersebut menyentuh tanah.
Apa itu dekorasi daun kelapa?
Dekorasi daun kelapa biasanya ditemukan di tempat-tempat yang dianggap suci, seperti pura atau gerbang. Dekorasi daun kelapa muda telah menjadi ciri khas Bali. Jadi, tidak heran jika Anda menemukannya di mana-mana di pulau Dewata ini.